Dorongan untuk membawa manufaktur kembali ke Amerika bukanlah sekadar wacana, hal ini sudah mulai dilakukan sejak Undang-Undang Pengurangan Inflasi diberlakukan. Undang-undang tersebut bertujuan mengurangi ketergantungan Amerika Serikat pada rantai pasokan Cina dengan menghindari penggunaan baterai Cina. Namun, dalam jangka pendek, General Motors dan BMW cenderung kembali menggunakan baterai Cina karena kredit pajak kendaraan listrik akan segera berakhir. Pemerintah Cina juga ikut campur dalam perang harga mobil listrik di negara tersebut. Selain itu, Shell akan membongkar stasiun pengisian daya Volta tahun ini, sementara perusahaan pengisian daya mobil listrik akan fokus pada stasiun pengisian daya yang lebih mewah dan bertenaga lebih tinggi.
General Motors dan BMW diharapkan akan menggunakan baterai buatan AS untuk mobil listrik mereka jika kredit federal tidak segera berakhir. Kredit pajak konsumen sebesar $7.500 sangat membantu pembeli mengimbangi biaya tinggi EV yang berasal dari baterai. Namun, meskipun AS kini kembali mengandalkan keahlian Cina dalam pembuatan baterai, produsen mobil terus berusaha untuk membawa lebih banyak produksi ke dalam negeri. GM berencana untuk membeli baterai lithium iron phosphate (LFP) dari CATL, produsen baterai terbesar di dunia, untuk Chevy Bolt EV generasi berikutnya. Sehingga, pilihan mobil listrik bagi pembeli diprediksi akan semakin menarik dengan peluncuran Chevy Bolt EV dan BMW Neue Klasse iX3.
Di sisi lain, penjualan mobil listrik di Cina melambat setelah pemerintah mengambil langkah tegas terkait perang harga. Diskon besar-besaran yang ditawarkan produsen mobil untuk mobil listrik mereka berisiko membuat pemain yang lebih kecil gulung tikar karena persaingan yang tidak sehat. Meskipun demikian, penjualan mobil di Cina hanya mengalami perlambatan pertumbuhan dengan angka sekitar 6,3% di bulan Juli. Pejabat tinggi pemerintah di Cina juga telah melakukan pertemuan dengan produsen mobil listrik terbesar di negara itu untuk mendorong pengaturan diri mereka sendiri dan menghentikan diskon yang tidak masuk akal.












