BMW sedang mengembangkan arsitektur Neue Klasse untuk mendukung rangkaian produk baru mereka. Salah satu model yang akan dirilis adalah SUV listrik iX3 pada musim panas ini, diikuti oleh i3 dalam waktu dekat. Namun, model-model baru ini hanyalah permulaan dari apa yang akan datang.
Rumor terbaru mengungkapkan bahwa BMW juga tengah menyiapkan i2, yang konon akan menjadi sedan empat pintu. Berbeda dengan jajaran Seri 2 saat ini, i2 akan menjadi model entry-level yang menekankan kelapangan dan kegunaan, sejalan dengan hatchback i1 yang juga sedang dalam pengembangan.
Saat ini, BMW memiliki tiga versi Seri 2-coupe/convertible, Active Tourer, dan Gran Coupe. Dengan rencana untuk menghadirkan i2, kemungkinan varian akan dipangkas menjadi hanya satu gaya bodi yang merupakan perubahan besar.
Meskipun i2 bukanlah sesuatu yang baru, tetapi info terbaru dari BMWBlog menyatakan bahwa i2 listrik tidak akan tersedia untuk dijual hingga tahun 2030, yang artinya masih ada lima tahun lagi. Meskipun jadwal produksi bisa berubah di belakang layar.
Dipercaya bahwa i2 tidak dirancang untuk menggantikan coupe Seri 2 bertenaga gas. Meskipun begitu, belum ada rencana untuk meluncurkan penerus dengan mesin pembakaran internal. Ini mungkin menandai akhir dari M2 yang sangat disukai, dengan ukuran kecil dan transmisi manual yang menjadi ciri khasnya.
Ketika i2 akhirnya dirilis, mobil ini akan menggunakan teknologi baterai generasi keenam dari BMW. Dengan menggunakan sel berbentuk silinder, BMW mengklaim bahwa mobil ini akan memiliki jangkauan dan kecepatan pengisian daya yang meningkat hingga 30 persen sambil menghasilkan lebih sedikit emisi selama proses produksi.
Mobil ini juga akan menawarkan penggerak belakang atau all-wheel drive, menjaga sensasi berkendara yang menyenangkan tetap ada. Kemajuan teknologi ini bisa menjadi lambang masa depan mobil BMW yang semakin ramah lingkungan dan canggih.












