Muhamad Said Didu, mantan Sekretaris Badan Usaha Milik Negara, mengkritik Presiden ke-7 Jokowi dengan menyebutnya hanya memiliki kekuatan oligarki. Menurut Didu, kekuatan Jokowi terpusat pada oligarki, dan jika hal itu bisa dipotong, maka Jokowi akan kehilangan kekuatannya. Di sisi lain, Didu juga membahas Presiden Prabowo Subianto dalam bukunya yang menggarisbawahi pentingnya memerangi oligarki dan mengembalikan kedaulatan rakyat serta ekonomi kepada masyarakat. Didu menekankan perlunya bantuan untuk Prabowo dalam memerangi oligarki agar visi yang diungkapkan dalam buku Paradoks Indonesia dapat terwujud. Keputusan untuk mengambil tindakan terhadap oligarki dianggap sebagai langkah penting untuk membangun kekuatan politik yang lebih sehat dan transparan.
Said Didu: Jokowi Kekuatan Oligarki, Prabowo Ingin Meruntuhkan
Read Also
Recommendation for You

Arif Wicaksono, seorang pegiat politik, ekonomi, dan sosial, secara terbuka mengevaluasi kualitas kepemimpinan Menteri Kehutanan,…

Pemerintah Indonesia Memilih Menangani Banjir dan Longsor di Sumatera Tanpa Bantuan Asing Pemerintah Indonesia telah…

M. Rizal Fadillah, seorang pemerhati politik dan kebangsaan, telah menyampaikan pandangannya mengenai kontroversi seputar ijazah…

Aktivis Virdian Aurellio menyampaikan kekecewaannya terhadap negara yang dianggap tidak serius dalam mengatasi kerusakan alam…

Guru besar dan sosiolog hukum Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof Ciek Julyati Hisyam, menyatakan keyakinannya…





